Haul Syekh Abdul Qadir Jaelani: Tuan Syekh Sang Laila

Tuan Syeikh Sang Laila

Cetak

Sungguh terang sang malam, rembulan berias bintang-bintang
Elok nan jelita dipandang, purnama sepanjang malam
Sungguh, begitu indah mengagumkan!

Panggillah namanya, Laila!
Bidadari yang turun dari surga
Wajahnya cantik begitu jelita
Pipinya merah sangat merona
Parasnya ayu rupa mempesona
Laila, betapa menawan dan anggunnya!

Betapa cantiknya Laila, banyak yang tergila-gila dengannya
Dalam gelap dicari-cari, diintip ditatap ingin didekap
Bujuk rayu, hati merindu, rasa cinta begitu syahdu
Seteguk anggur terasa tawar, setetes cinta begitu memabukkan
Duh Laila, betapa begitu menggoda!

Laila, yang
Selalu disebut namanya
Selalu diingat wajahnya
Selalu dipuji kecantikannya
Selalu ditatap keindahannya
Selalu ditembang kisahnya
Selalu diceritakan kehidupannya

Laila, yang selalu dikasih dan disayang
Poros cinta dan kerinduan, titik pandang nikmat keindahan
Seolah tiada cacat begitu sempurna, Laila begitu indah menakjubkan!

Laila…
Bukan sekedar bedak dan lipstik, yang hanya bertahan sesaat
Bukan pula fisik, tubuh kasar bernama jasad
Laila adalah tentang ketenangan jiwa, kelembutan hati dan ketajaman ruhani
Tentang pikir yang kuat, dan rahasia tentang Tuhan tersimpan begitu rapat

Bukan tentang cinta yang singkat, yang hilang begitu cepat
Laila adalah lautan asmara tiada bertepi, yang kekal nan abadi
Badai rindu yang dahsyat, menghujam qalbu begitu kuat
Dekat seolah tak berjarak, jauh terasa sangat dekat
Begitu intim sangat erat, namun tersekat dinding dan hijab

Laila…
Malam begitu panjang, mata tidak ingin terpejam
Sunyi begitu hening, tenang damai terkenang perjumpaan
Hati yang selalu merindu, tiada obat kecuali bertemu
Adakah obat penawar rindu selain pertemuan, Laila?

Laila…
Kalaulah boleh membandingkan,
Engkau…
Sesuci Maryam setulus Khadijah
Seteguh Asiyah seharum Masyitah
Sekuat Hawa sehening Aminah
Secantik Aisyah sebening jiwa Fathimah
Semegah istana Balqis setenang Rabi’ah

Duhai Laila…
Yang tercinta dan terkasih, terpilih dan dipilih, di hadirat Sang Ilahi Rabbi
Bersama sang kekasih yang sejati, Nabi Muhammad rahmat Sang Gusti

Di tengah malam bersama Laila
Merajut cinta dengan penuh asmara
Aduhai Laila, betapa bahagia hati penuh riang gembira

Tuan Syeikh…
Tuan yang selalu mendekap malam
Izinkanlah kami menyapa Tuan dengan panggilan, Laila!

Tuan…
Sejatinya, maksud hati meluapkan rasa cinta dan rindu kepada Nabi
Kekasih sejati, yang dicinta segala makhluk, di langit maupun di bumi

Namun, apa daya dinding tembok hijab kami begitu tebal
Dengan berkirim surat cinta kepada Tuan, semoga maksud hati kami tersampaikan

Tuan…
Dengan menatap ruhani Tuan begitu dalam, melalui guru kami yang terhubung dengan Tuan
Bawalah kami ke hadirat Nabi sehingga sampai ke hadirat Allah Yang Maha Suci

Tuan yang agung…
Titisan Nabi yang Agung
Pancaran Tuhan Yang Maha Agung

Salam hormat, salam ta’zhim kami, Tuan!
Sampaikan salam rindu kami kepada Sang Nabi yang Agung

الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا الرُّوْحَ الْقُدْسِي
ِالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا نُوْرَ الْقُدُّوْس
ِالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا سِرَّ الْمُقَدَّس
ُالسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا سُلْطَانَ الْأَوْلِيَاءِ الْقُدْسِي، قَدَّسَ اللهُ سِرَّه
ْيَا إِلَهِيْ أَنْتَ مَقْصُوْدِيْ وَرِضَاكَ مَطْلُوْبِي
يَا إِلَهِيْ بَلِّغْ سَلَامِيْ إِلَى حَبِيْبِكَ، أَحْمَد نَبِيِّكَ، مُحَمَّدِ رَسُوْلِكَ، الْمَهْدِيْ خَلِيًفَتِكَ، يَا اَللهُ يَا أَحَد
ْبِحَبِيْبِيْ حَبِيْبِكَ الشَّيْخِ عَبْدِ الْقَادِرِ الْجِيْلَانِيْ الْقُطْبِ وَالْفَتْحِ الرَّبَّانِيْ وَالْغَوْثُ الصَّمَدَانِي
ْبَشَيْخِيْ مَوْلَانَا الرَّازِيْ الْهَاشِمِيْ الْقَادِرِيْ الشَّاذِلِيْ النَّقْشَبَنْدِيْ الْخَالِدِي
َوَسِلْسِلَةِ مَشَايِخِهِ الطَّرِيْقَةِ الْمُوْصِلَةِ إِلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم
ْوَاجْعَلْنَا يَا اَللهُ مِنَ الْوَاصِلِيْنَ إِلَى حَضْرَتِكَ الْأَحَدِيْ بِجَاهِ سَيِّدِيْ حَضْرَةِ النَّبِيِّ الْأَحْمَدِيْ الْمُحَمَّدِي

َلَنَا وَلِإِخْوَانِنَا مِنَ الْمُرْشِدِيْنَ وَالْمُرِيْدِيْنَ وَالسَّالِكِيْن
الفاتحة

Bagikan

Sign Up Newsletter

Dapatkan informasi, berita dan konten terbaru RNH hanya untuk Sahabth, di sini

Syair Lainnya

Join our newsletter and get 20% discount
Promotion nulla vitae elit libero a pharetra augue