Wahai jiwa…!
Engkau yang panas menjadi emosi
Engkau yang menggoda memancing birahi
Engkau yang tersesat membuat caci maki
Engkau yang jahat sehingga menyakiti
Wahai jiwa, tenanglah, sadarlah, damailah!
Wahai jiwa…!
Apimu membakar panas membara
Melahap sampai hangus tiada tersisa
Hanya ada bau gosong dan gelap warna
Haruskah jiwa terpanggang oleh kobar syahwat yang meronta-ronta?
Amarah meletup tiada pernah dijaga
Bergerak dan bertindak bebas semaunya
Berbuat onar berlaku kasar bersikap loba
Akankah jiwa terpenjara oleh hasrat dan gairah semata?
Gejolak pada diri tiada pernah padam
Serakah tamak rakus tak pernah diredam
Angkara murka yang semakin menguat tajam
Betapa hina dina sang jiwa yang kotor tercemari ambisi yang suram!?
Ibarat lampu yang padam rembulan gelap ditelan malam
Laksana cahaya yang menghilang bak damar yang semakin temaram
Siang tidak lagi terang, terik matahari semakin memburam
Masihkah jiwa lepas liar terjebak jerat nafsu yang begitu curam?
Wahai jiwa, Sadarlah!
Kembalilah engkau kepada Tuhanmu!
ٌوُجُوْدُكَ ذَنْبٌ نَفْسُكَ مَحْجُو}بٌ عَقْلُكَ تَابِعٌ قَلْبُكَ أَمِيْرٌ رُوْحُكَ ذَاهِبٌ إِلَى رَبِّكَ رَاجِعٌ بِرَسُوْلِكَ شَافِع
Wahai jiwa, tunduklah merendahlah!
Jiwa yang pemarah dan penuh amarah
Beningkan dirimu dengan tarbiyah riyadhah mujahadah
Tenangkan dirimu dengan shalawat kepada baginda Rasulullah
Titilah jalananmu dari tangga lawwamah-mulhamah hingga muthmainnah
Tenanglah terimalah semua ketetapan sebagai anugerah
Dari suka dan duka hingga senang dan susah
Sambut segala nikmat dengan qalbu yang selalu dzikrullah
Jadilah engkau radhiyah meridhai hingga diridhai menjadi mardhiyah
Damailah sempurnalah dan bersinarlah dengan terang
Memancarkan cahaya menembus batas malam yang petang
Menghiasi langit dengan cahaya bintang gemintang
Dengan kuasa juga rahmat Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang
Sempurna perjalananmu sampai akhirat di kehidupan mendatang
Tiadalah engkau dan fanalah engkau lebur sampai menghilang
Dengan ruhani yang bening dan murni terbukalah hijab penghalang
Bersiaplah engkau menghadap Sang Pencipta untuk menatap dan memandang
ْيَا أَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ اِرْجِعِيْ إِلَى رَبِّكَ رَاضِيَةً مَرْضِيَةً فَادْخُلِيْ فِيْ عِبَادِيْ وَادْخُلِيْ جَنَّتِي
Ya Allah…
Dengan guru mulia yang membimbing mengenal kesajatian diri
Bersihkan jiwa kami jernihkan pikiran kami murnikan ruhani kami
Terangi hati kami dengan Nur kekasih-Mu yang suci
Dengan wasilah Sang Rasul pemimpin para Nabi dan wali
Murnikan ruhani kami untuk mengenal Ruh yang qudsi
Menggapai ridha-Mu menuju hadirat-Mu Ya Rabbi Ya Ilahi
ْإِلَهِيْ أَنْتَ مَقْصُوْدِيْ وَرِضَاكَ مَطْلُوْبِي
Ya rabbi ya Tuhan kami, terimalah taubat kami!
Rabu, 17 September 2025
Ribath Nour al-Quddus as-Salam


