17 Desember 2025 04:35

Rahasia dan Peristiwa Besar dalam Bulan Muharram

Oleh Abu Kayyis Saidi Al-Batawi

Jamaah Ribath Sukabumi

Cetak
Gambaran bulan Muharram dan hari Asyura dengan elemen islami

Bulan Muharram dinamakan demikian karena keharaman berperang di dalamnya. Muharram adalah bulan pertama di dalam sistem penanggalan Hijriah yang digagas oleh Sayyidina Umar ibn Khatthab ra. Pada bulan ini sebagian kaum muhajirin mulai hijrah ke Madinah atas instruksi Nabi Muhammad Saw.

Hari-hari di bulan Muharram sangat istimewa karena ada banyak kejadian dalam sejarah Islam dan nabi-nabi terdahulu yang terjadi di bulan Muharram. Sebagian kejadian itu terdapat di dalam riwayat yang valid dari Nabi Muhammad Saw., sedangkan sebagian lainnya melalui mulut ke mulut atau dari riwayat Israiliyyat.

Hari-hari Penuh Makna di Bulan Muharram

Hari pertama bulan Muharram sangat dihormati oleh raja-raja Arab. Mereka merayakannya dengan santai. Penghormatan mereka kepada hari pertama bulan ini serupa dengan penghormatan bangsa Persia kepada hari pertama dalam tahun mereka yaitu Nairuz.

Pada hari ketujuh bulan Muharram, diceritakan bahwa Nabi Yunus ra. dikeluarkan dari perut ikan paus. Namun, pendapat lain menyebutkan bahwa Nabi Yunus as. bebas dari perut ikan pada tanggal 14 Dzulqa’dah.

Peristiwa Panting di Hari Asyura

Hari kesepuluh bulan Muharram adalah hari Asyura, hari yang sangat mulia bagi setidaknya kepercayaan Yahudi, Nasrani, dan Islam. Rasulullah Saw. menganjurkan umat untuk berpuasa pada hari ini. Selain itu, hari Asyura adalah waktu terjadinya banyak peristiwa. di antaranya:

  1. Allah menerima taubat Nabi Adam as.
  2. Kapal Nabi Nuh as. berlabuh di gunung Judi
  3. Nabi Ibrahim as. lahir
  4. Allah mengangkat azab untuk umat Nabi Yunus as. dan menerima taubat mereka.
  5. Nabi Ayub as. sembuh dari penyakitnya.
  6. Allah mengembalikan penglihatan Nabi Yaqub as.
  7. Nabi Yusuf dikeluarkan dari sumur
  8. Nabi Sulaiman as. menerima tahta kerajaan
  9. Allah mengabulkan doa Nabi Zakariya as. dengan hadirnya Yahya as.
  10. Nabi Musa as. mengalahkan sihir para penyihir Firaun.
  11. Allah menyelamatkan Nabi Musa as. dan Bani Israil dari kejaran Firaun dan pasukannya.

Peristiwa selamatnya Nabi Musa as. pada hari Asyura terekam dalam hadis Nabi Saw. Saat itu, Rasulullah Saw. menemukan orang-orang Yahudi berpuasa pada hari Asyura. Setelah beliau menanyakan alasannya, mereka menjawab:

هَذَا الْيَوْمُ الَّذِي أَظْهَرَ اللَّهُ فِيهِ مُوسَى وَبَنِي إِسْرَائِيلَ عَلَى فِرْعَوْنَ فَنَحْنُ نَصُومُهُ تَعْظِيمًا لَهُ

Ini adalah hari ketika Allah menyelamatkan Musa as. dan Bani Israil dari Firaun. Maka kami pun berpuasa untuk memuliakan hari ini (HR. Muslim).

Mendengar hal itu, Rasulullah Saw. berkata:

 نَحْنُ أَوْلَى بِمُوسَى مِنْكُمْ

Kami lebih berhak (memuliakan) Musa as. daripada kalian (HR. Muslim).

Kamudian Rasulullah Saw. menganjurkan umat Islam berpuasa di hari Asyura. Beliau bahkan menambahkan anjuran puasa di hari sebelumnya, 9 Muharram, untuk membedakannya dengan syariat kaum Yahudi. Namun, beliau tidak sempat berpuasa di tanggal 9 Muharram karena wafat sebelum menemui bulan Muharram berikutnya.

Kejadian lainnya yang diyakini terjadi pada hari Asyura adalah pembantaian Karbala dan wafatnya Sayyidina Husain ra. bersama keturunannya. Berangkat dari kejadian ini, penganut aliran Syiah menjadikan hari ini sebagai hari berkabung yang ditandai dengan menghindari berhias dan berpakaian mewah di hari tersebut.

Adapun tanggal 16 Muharram adalah hari penetapan arah kiblat ke Baitul Maqdis. Sedangkan tanggal 17 Muharram merupakan hari hancurnya pasukan bergajah yang ingin menghancurkan Ka’bah sebab serangan sekelompok burung Ababil.

Allahu A’lam


Sumber: Imam Zakariyya ibn Muhammad al-Qazwaini, ‘Ajaib al-Makhluqat wa Gharaib al-Maujudat.

Mau berkontribusi ?

Apa saja bentuk karya yang bisa dikirimkan?

Sahabath bisa berkontribusi dengan mengirimkan tulisan berupa: artikel, ringkasan kajian, puisi atau lainnya (mengikuti konfirmasi lanjutan dari redaksi)

  1. Kontributor mengirimkan karya dalam bentuk Microsoft Word / Link Google Doc (pastikan link dapat dibuka) ke email maktabah.nouraniyyah@gmail.com atau no. whatsapp 089508082256
  2. Kontirbutor menyertakan data berikut:
    – Nama kontributor
    – Alamat
    – kontak
  3. Kontirbutor mendapat konfirmasi jika karya diterbitkan

Bagikan

Sign Up Newsletter

Dapatkan informasi, berita dan konten terbaru RNH hanya untuk Sahabth, di sini

Terkait

Oleh: Abu Kayyis Al-Batawi

Oleh: Arif Suryanto

Join our newsletter and get 20% discount
Promotion nulla vitae elit libero a pharetra augue