Domba Kurban Hadiah dari Allah

Cetak
kisah-hikmah-domba-kurban-hadiah-allah.jpg

Hari Raya Idul Adha sudah semakin dekat. Hamwa pergi ke pasar untuk membeli domba. Tahun ini, dia berniat untuk menunaikan salah satu ibadah yang Allah firmankan dalam QS. Al-Kautsar ayat 2, yaitu kurban. Setelah berkeliling pasar, Hamwa menemukan domba yang diinginkan dan membelinya.

Hamwa pulang ke rumah dengan hati gembira. Keluarganya menyambut kepulangannya bersama hewan kurban dengan suka cita. Hamwa memasukkan domba itu ke kandang. Namun, dia lupa menutup pintu kandang dan langsung masuk ke rumah. Tinggallah domba itu bersama anak-anaknya yang bermain peran “penjual dan pencuri” di sekitar kandang. Saat anak-anak itu asyik berkejar-kejaran, si domba kabur dari kandangnya.

Senyuman Anak Yatim dan Hadiah yang Ikhlas

Domba itu berlari mengelilingi rumah Hamwa lalu masuk ke rumah salah satu tetangganya. Tetangga itu adalah Armalah. Dia tinggal bersama beberapa anaknya yang masih kecil. Anak-anak Armalah sangat senang melihat domba datang ke rumah mereka. 

Mereka melompat-lompat sambil bersorak, “Domba kurban, ini domba kurban kita”.

Sang ibu yang kaget berkata, “Ini domba kita?! Siapa yang membawanya?”

Hamwa yang melihat dombanya kabur langsung keluar untuk mencarinya. Ketika melewati rumah Armalah, Hamwa mendengar suara Armalah dan suara domba. Hamwa kemudian mengetuk pintu rumah Armalah. Armalah membukakan pintu untuk Hamwa. Sang ibu sudah mengira bahwa Hamwa adalah pemilik domba itu. Sebelum Hamwa sempat berkata-kata, Armalah memanggil anak-anaknya.

“Ayo anak-anakku, bantu tuan Hamwa mengeluarkan domba ini dari rumah kita”, pinta Armalah pada anak-anaknya.

Anak-anak itu hanya diam. Hamwa dapat melihat kesedihan di wajah-wajah kecil mereka. Kepolosan mereka membuat Hamwa tersentuh.

“Kambing ini adalah milik kalian. aku memberikannya sebagai hadiah”, kata Hamwa menghibur mereka.

Hamwa akhirnya pulang tanpa dombanya. Di pekan selanjutnya, Hamwa kembali pergi ke pasar untuk membeli hewan kurban yang baru. Kali ini dia berharap bisa mendapatkan domba dengan harga lebih murah, karena sebagian uang yang sudah terpakai membeli domba sebelumnya.

Tepat di pintu masuk pasar, Hamwa melihat seorang pedagang hewan menggiring domba-dombanya untuk dijual. Si penjual tampaknya baru sampai di pasar. Hamwa memutuskan untuk mencoba membeli hewan kurban darinya. Ia berharap mendapat harga pelanggan pertama.

Setelah memilih domba yang ingin dibeli, Hamwa bertanya pada penjual, “Berapa harga domba ini?”

Si penjual menjawab sambil tersenyum, “Engkau adalah seorang yang baik, ambillah domba itu, gratis”.

Hadiah dari Allah

Hamwa terdiam heran, ia mengira si penjual sedang bercanda.

Seakan tahu apa yang Hamwa pikirkan, penjual itu menambahkan, “Aku tidak bercanda, ini adalah bagian dari wasiat ayahku untuk menghadiahkan domba di setiap pasar kepada pelanggan pertama. Ambillah domba yang tuan inginkan, tuan tak perlu membayarnya.”

Meski masih tak percaya, Hamwa membawa domba hadiah itu pulang ke rumah dengan suka cita. Keluarganya menyambut Hamwa dan domba baru mereka. Keluarga Hamwa takjub mendengar peristiwa yang baru saja dialami Hamwa. Bagaimana mereka bisa mendapat domba sebagai hadiah, setelah menghadiahkan domba kepada orang lain.

Salah seorang anaknya, Ali kemudian berkata, “Rasulullah ﷺ bersabda: Sayangilah yang ada di bumi (sesama makhluk), niscaya yang di langit (Allah) akan menyayangimu”(HR. Abu Dawud no. 4941). 

Refleksi: Kisah ini menunjukkan pengamalan dari salah satu amalan  Nabi Saw. untuk menghadiahkan hewan kurban kepada orang yang belum bisa berkurban.

Share

Sign Up Newsletter

Dapatkan informasi, berita dan konten terbaru RNH hanya untuk Sahabth, di sini

Terkait

Join our newsletter and get 20% discount
Promotion nulla vitae elit libero a pharetra augue