Jika kegelapan malam bisa membuat penglihatan jadi buta,
Ternyata cahaya matahari terbit pun, silaunya bisa membuat penglihatan jadi sirna.
Jika kegelapan dosa membuat seseorang bisa terhijab dari cahaya/nur ilahiyah.
Kadang ketaatan pun, bisa menyilaukan dan membutakan dari cahaya/nur ilahiyah.
kegelapan dan cahaya,
Dosa dan taat,
Ternyata keduanya bisa menjadi hijab,
Bagi hamba yang tak mendapatkan ma’rifat-Nya.
Berbahagialah para pendosa
Yang dengan dosanya menjadikannya sebagai hamba yang dicinta karena tobat dan rasa rendah dirinya..
Dan berhati-hati lah para para pentaat.
Jangan sampai dengan ketaatan itu menjerumuskan dalam kesombongan dan merasa lebih baik dari para pendosa.
Dalam al-Hikam, Ibnu ‘Athaillah As-Sakandari berkata:
مَعْصِيَةٌ أَوْرَثَتْ ذُلًا وَافْتِقَارًا خَيْرٌ مِنْ طَاعَةٍ أَوْرَثَتْ عِزًا وَاسْتِكْبَارًا
“Maksiat yang melahirkan kehinaan dan kefakiran jauh lebih baik, daripada ketaatan yang melahirkan rasa bangga dan sombong”.
Semoga tersingkaplah hijab-hijab itu sehingga kita sampai pada ma’rifat-Nya.


