Langit sedang rajin merajut awan kelabu,
hujan turun beruntun bertubi tanpa jemu,
mengundang doa seperti magnet yang tertuju,
membentuk harapan kuat dari butir debu.
Pencari rizki membuka pintu jalur halal
berserah diri penuh pada Sang Maha Kenal,
tanpa bersit dan noktah ragu maupun kesal
di keyakinan bahwa asbab bukan kausal.
Bermohon gencarnya curah basah pada tanah
meluruhkan tebalnya tembok pemendam resah,
menyuburkan tunas pohon rizki yang melimpah
menyiapkan syukur sambut kedatangan berkah.
Memohonkan sehat mereka dan keluarga,
dan mengingatkan diri terus membuka mata,
membaca sabda semesta yang tak pernah dusta
dan keseimbangan menyeluruh yang tak bercela.









