Deskripsi
Buku ini membuktikan kelemahan pandangan Nicholson yang mengemukakan bahwa tasawuf terpisah dari nilai-nilai teologis. Malah Nicholson ‘nekat’ untuk menyimpulkan bahwa akar tradisi kesufian dalam Islam berasal dari Kristen.
Selain itu, buku ini akan memperkuat penelitian sebelumnya yang mengkritisi kesimpulan Nicholson. ‘Abd al-Qādir Maḥmūd pun melakukan hal demikian dalam al-Falsafah al-Ṣūfīyah fī al-Islām. Ibrāhīm Hilāl juga menampilkan bahwa tasawuf tetap tidak terpisah dari konsekuensi teologis, walaupun keduanya menyadari ada pengaruh dari luar Islam.
Di sisi lain, buku ini akan mengkritisi penelitian-penelitian lain yang tidak jauh berbeda dengan kesimpulan Nicholson. Begitu juga Frithjof Schuon dalam The Transcendent Unity of Religions yang mencoba melakukan pendekatan ontologis terhadap Tuhan yang ia sebut dengan “Kebenaran” (Truth). Sehingga terkesan berusaha keras mengangkat “sekat-sekat” teologis yang memang eksklusif dari ranah tasawuf.
Tokoh lain yang berbeda dengan hipotesis buku ini adalah Ignaz Goldziher. Dia menilai bahwa tokoh-tokoh sufi seperti Ibn ‘Arabī dan Jalāl al-Dīn Rūmī telah melampaui dan menembus batas-batas teologis yang kaku. Adapun Azyumardi Azra juga mengamini ‘perbedaan’ ini dengan berpandangan bahwa Sufi Nusantara seperti ‘Abd al-Ṣamad telah “mendamaikan” syariat dengan tasawuf. Dalam konteks ini adalah mistisme filosofis Ibn ‘Arabī dan tasawuf al-Ghazālī. Pandangan ini menunjukkan indikasi kontradiktif antara tasawuf filosofis dengan teologi yang menjadi penekanan tasawuf al-Ghazālī.
Selain itu, buku ini akan menunjukkan tiga hal utama, pertama tokoh-tokoh tasawuf Nusantara tidak merasa bertentangan dengan prinsip-prinsip teologi Sunni yang mereka anut. Kedua, mereka -selain sebagai sufi- juga berperan sebagai teolog, dan sebaliknya tidak sedikit teolog yang merupakan pemimpin suatu ajaran tarekat sufi. Ketiga, teks-teks tasawuf yang ditulis pada abad ke-17 sampai ke-19 membuktikan bahwa prinsip teologi Sunni selalu dijadikan pijakan pertama dan kontrol teologis dalam mencapai kesuksesan latihan spiritual.




Ulasan
Belum ada ulasan.