24 Oktober 2026 10:01

Puisi Malu pada Rindu renungan islami

Malu pada Rindu

Cetak

‎Buta diri ini memandang indahMu
‎Begitu Tuli untuk menangkap isyaratMu
‎Sangat Bodoh untuk mengenaliMu
‎Lalai yang terus melingkup diri
‎
‎Tertatih, terjatuh bahkan terjerembab
‎Lakuku, tuturku begitu hina
‎Akuku mencintaiMu dan MerinduiMu
‎Akuku hanya ingin denganMu
‎
‎Namun…
‎Siangku tanpaMu
‎Malamku pun kututup dengan nafsu
‎Dimanakah diri yang mengaku rindu
‎
‎Duhai Baginda
‎Sudikah Engkau memelukku
‎Enggankah Engkau mencintai dan merinduiku
‎Menemuiku dalam setiap helaan nafas
‎
‎Bolehkah aku dibersamaimu
‎Mungkinkah aku membersamaiMu
‎Dalam setiap kedip mata, degup jantung
‎Pada nafas panjang dan aliran darah
‎
‎Aku ingin bersamamu selalu
‎Dalam pandanganMu
‎Dalam pelukMu
‎Dengan ketidapantasanku aku memohon
‎
‎Duhai purnama
‎Sudikah genggam erat hina diri ini
‎Rengkuh penuh bodoh ini
‎Tenggelam dalam IndahMu
‎Hilang lenyap pada AgungMu
‎
‎
‎
‎

Bagikan

Sign Up Newsletter

Dapatkan informasi, berita dan konten terbaru RNH hanya untuk Sahabth, di sini

Syair Lainnya

Oleh: Sirva Zarana

Join our newsletter and get 20% discount
Promotion nulla vitae elit libero a pharetra augue