Duhai kekasih
Bukan dunia ini yang begitu perih
Bukan Bumi ini yang tidak bersahabat
Bukanlah kesalahan satu insan pun
Perih ini, pedih ini
Karena amarah yang terus dituruti
Karena ego yang selalu ditaati
Karena keinginan yang tidak faham batas diri
Duhai kekasih
Dalam pedih yang begitu perih
Pada luka yang menyayat jiwa
Dalam gulita yang meliputi
Ataupun terang yang menyilaukan
Engkau datang memeluk
Engkau hadir mengusap dengan lembut
Engkau kecup dengan rahmat
Engkau balut dalam cahaya-Mu
Hingga terdengar bisik lembut-Mu
Tenanglah kasih, Aku di sini
Tersenyumlah, Aku membersamaimu
Aku Cintamu tanpa Akhir
Tenggelamlah pada-Ku
Dalam peluk-Ku
Pada Ada-Ku
Aku dan ke-Akuanku
Tutuplah matamu dari selai-Ku
Habiskanlah inginmu pada-Ku
Cukup Aku
Aku dan seluruh-Ku
-Sirva Zarana


